Beberapa Pengertian Teknologi Informasi dan Manfaatnya
pengertian teknologi informasi
adalah suatu studi perancangan, implementasi, pengembangan, dukungan,
atau manajemen sistem informasi berbasis komputer, khususnya pada aplikasi
perangkat keras dan perangkat lunak komputer.
Dikarenakan pentingnya teknologi
informasi saat ini, pemahaman akan pengertian teknologi informasi menjadi sesuatu yang penting
guna mempelajari teknologi informasi lebih detail. Beberapa pengertian yang
diungkapkan oleh ahli teknologi informasi adalah sebagai berikut: (1) Menurut
Haaq dan Keen, teknologi informasi sebagai seperangkat alat yang membantu
bekerja dengan informasi dan melakukan tugas-tugas yang berhubungan
dengan pemrosesan informasi; (2) Menurut Kamus Besar Oxford, teknologi
informasi adalah studi atau peralatan elektronika, terutama komputer, untuk
menyimpan, menganalisa, dan mendistribusikan informasi apa saja, termasuk
kata-kata, bilangan, ataupun gambar.
Dari beberapa pengertian teknologi informasi tersebut
pun, dapat dilihat manfaat dari adanya teknologi informasi. Keberadaan suatu teknologi
terbaru, khususnya di dalam bidang informasi tentu diharapkan mendatangkan
berbagai macam manfaat. Walaupun tidak dapat dipungkiri bahwa terkadang
teknologi baru tersebut dapat diibaratkan sebagai dua sisi mata uang yang
berbeda, satu sisi mendatangkan manfaat namun di sisi lain mendatangkan
sejumlah manfaat negatif atau dampak yang tak diinginkan. Namun, yang harus
kita perhatikan pada ulasan kali ini adalah manfaat positif dari teknologi
informasi. Manfaat yang ditimbulkan dari adanya hal tersebut adalah sebagai
berikut:
- Fungsi teknologi informasi sebagai penangkap (capture)
- Fungsi teknologi informasi sebagai pengolah (processing)
- Fungsi teknologi informasi sebagai Penghasil (generating)
- Fungsi teknologi informasi sebagai Penyimpan (storage)
- Fungsi teknologi informasi sebagai Pencari Kembali (retrifal)
- Fungsi teknologi informasi sebagai Transmisi (transmission)
Melihat begitu banyaknya manfaat yang ditimbulkan oleh
teknologi informasi membuat kita sadar akan pentingnya hal tersebut di era
globalisasi dan serba teknologi seperti saat ini. Untuk mengetahui lebih dalam
tentang teknologi informasi, kita dapat menelaah lebih jauh dari pengertian
teknologi informasi itu sendiri karena di dalam pengertian tersebut telah
terkandung makna dari teknologi informasi, sehingga apabila kita sebagai pihak
awam yang belum mengerti tentang teknologi informasi, kita dapat mengerti. Di
dalam pengertian tersebut, terdapat beberapa kata kunci yang dapat dijadikan
referensi untuk menelaah lebih lanjuh, seperti alat untuk menyimpan,
menganalisa, dan mendistribusikan informasi dalam berbagai bentuk.
Pengertian Multimedia
Multimedia
adalah gabungan dari kata "multi" dan "media". Multi
berarti banyak atau lebih dari satu, dan media berarti bentuk atau jenis sarana
yang dipakai untuk menyampaikan informasi. Penggunaan televisi, video, dan film
merupakan contoh penyampaian informasi yang melibatkan beberapa komponen
sekaligus, namun yang membedakan aplikasi multimedia dengan yang lain adalah
adanya interaksi antara aplikasi dengan manusia yang menggunakannya.
Multimedia juga diartikan sebagai sistem komputer yang terdiri dari hardware dan software yang memberikan kemudahan untuk menggabungkan berbagai komponene seperti gambar, video, grafik, animasi, suara, teks, dan data yang dikendalikan. dengan program komputer. Lima tipe dasar objek media :
1. Gambar
Multimedia dapat menyediakan objek yang berupa gambar dalam bentuk foto, grafik, peta dan gambar-gambar lain. Untuk memperoduksi gambar dapat digunakan kamera digital, mencari gambar dari berbagai sumber, dan download gambar yang ada di internet.
2. Tulisan
Tulisan sebagai penyerta untuk mengkomunikasikan informasi yang disampaikan, memperjelas media lainnya atau untuk tujuan ekspresi artistik.
3. Suara
Elemen bunyi-bunyian (musik, efek suara) untuk memperjelas informasi yang diberikan. Bisa juga dengan menggunakan secara terpisah untuk memperjelas elemen media lainnya.
4. Gerakan
Animasi (tipe kartun, video, dan lain-lain) dapat digunakan sebagai alternatif untuk memperjelas dan menjadikan lebih menarik dalam menyampaikan informasi. Animasi dapat juga menyajikan beberapa gabungan gambar yang ditampilkan secara
berurutan.
5. Interaktivitas
Seseorang dapat mengoprasikan sendiri peralatan yang digunakan sesuai dengan kebutuhan, yang akan memperkuat ras percaya diri pengguna (user).
5. Interaktivitas
Seseorang dapat mengoprasikan sendiri peralatan yang digunakan sesuai dengan kebutuhan, yang akan memperkuat ras percaya diri pengguna (user).
Pendapat lain
menyatakan, konsep multimedia meliputi tiga level.
- Level teknis yang berkaitan dengan alat-alat teknik; alat-alat ini dapat dianggap sebagai kendaraan yang mengangkut tanda-tanda (Signs).
- Level semiotik yang berkaitan dengan bentuk represential ini dapat dianggap sebagai jenis tanda (Types of signs).
- Konsep multimedia tersebut tidak dapat diabaikan, karena pengabaian terhadap salah satu level tersebut akan membawa pada kesalahan.
Ketika
multimedia dianggap sebagai terknologi informasi semata, berarti hanya
berbicara satu level saja (yaitu level teknik). Padahal, dua level lainnya
(level semiotic dan sensorik) juga sama pentingnya, dan kedua level ini
membutuhkan keahlian bidang ilmu kognitif, psikologi, ilmu pendidikan, dan
semiotik, waktu dan uang yang diinvestasikan pada multimedia akan sia-sia
apabila multimedia hanya terbatas pada satu level saja, bukan ketiga-tiganya.
Komputer dan perangkat multimedia lain sebagai bentuk konkrit dari ICT, cepat atau lambat pasti menjadi barang kebutuhan sehari-hari, termasuk dalam pembelajaran sebagai upaya meningkatkan kualitas pendidikan. Banyak orang percaya bahwa multimedia akan membawa kita kepada situasi belajar dimana "learning with effort" (belajar dengan dipengaruhi/terpaksa) akan dapat digantikan dengan "learning with fun" (belajar dengan menyenangkan). Jika situasi tersebut tidak terjadi, maka multimedia sekurang-kurangnya diharapkan akan dapat membantu belajar menjadi lebih efektif.
Komputer dan perangkat multimedia lain sebagai bentuk konkrit dari ICT, cepat atau lambat pasti menjadi barang kebutuhan sehari-hari, termasuk dalam pembelajaran sebagai upaya meningkatkan kualitas pendidikan. Banyak orang percaya bahwa multimedia akan membawa kita kepada situasi belajar dimana "learning with effort" (belajar dengan dipengaruhi/terpaksa) akan dapat digantikan dengan "learning with fun" (belajar dengan menyenangkan). Jika situasi tersebut tidak terjadi, maka multimedia sekurang-kurangnya diharapkan akan dapat membantu belajar menjadi lebih efektif.
Berikut
Pengertian Multimedia Menurut Para Ahli.
- Najjar (1996) : Multimedia adalah Penyampaian informasi menggunakan gabungan dari teks, grafik, suara, video dan animasi.
- Hofstetter (2001) : multimedia adalah penggunaan komputer untuk menampilkan informasi yang merupakan gabungan dari teks, grafik, audio dan video sehingga membuat pengguna dapat bernavigasi, berinteraksi, berkreasi dan berkomunikasi dengan komputer Selain kombinasi dari objek-objek multimedia tersebut, terdapat juga 4 komponen yang penting lainnya, yaitu:
- Adanya komputer untuk mengatur apa yang akan dilihat dan didengar, dan apa yang akan berinteraksi dengan penggunanya.
- Adanya link-link yang menghubungkan informasi-informasi yang tersedia.
- Adanya tool-tool navigasi bagi pengguna agar dapat menggunakan informasi yang tersedia.
- Adanya prosedur bagi pengguna untuk mengumpulkan, memproses dan menyampaikan informasi dan ide-idenya.
·
Mc Cormick (1996) : Multimedia
secara umum merupakan kombinasi 3 element yaitu suara, gambar dan teks
.
·
Rosch (1996) :
Multimedia adalah Kombinasi dari komputer dan video.
·
Steinmetz (1995) :
Multimedia adalah gabungan dari seminimalnya sebuah media diskrit dan sebuah
media kontinu. Media diskrit adalah sebuah media dimana validitas datanya tidak
tergantung dari kondisi waktu, termasuk didalamnya teks dan grafik. Sedangkan
yang dimaksud dengan media kontinu adalah sebuah media dimana validitas datanya
tergantung dari kondisi waktu, termasuk di dalamnya suara dan video.
·
Robin dan Linda (2001) : multimedia adalah alat yang dinamis dan interaktif yang
menggabungkan antara teks,grafis,animasi,audio,dan video.
·
Turban dan kawan-kawan (2002) : multimedia adalah penggabungan sedikitnya dua media
input atau output.Media ini berupa audio,animasi,video,teks,grafik,dan gambar.
·
Zeembry (2008) :
multimedia merupakan media elektronik untuk menyimpan dan
menampilkan data-data.
·
Vaughan (2004) :
Multimedia adalah beberapa kombinasi dari teks, gambar, suara, animasi dan
video dikirim ke anda melalui komputer atau alat elektronik lainnya atau dengan
manipulasi digital.
·
Wahono (2007) :
Multimedia adalah perpaduan antara teks, grafik, sound, animasi dan video untuk
menyampaikan pesan ke publik.
Jadi dapat disimpulkan bahwa, multimedia adalah
penggunaan komputer
untuk menyajikan dan menggabungkan teks, suara, gambar, animasi, audio dan video dengan alat bantu (tool)
dan koneksi (link) sehingga pengguna dapat melakukan navigasi, berinteraksi,
berkarya dan berkomunikasi.
Multimedia sering digunakan dalam dunia informatika. Selain dari dunia informatika, multimedia
juga diadopsi oleh dunia game, dan juga untuk membuat website.
Multimedia dimanfaatkan juga dalam dunia pendidikan dan bisnis. Di dunia pendidikan, multimedia
digunakan sebagai media pengajaran, baik dalam kelas maupun secara
sendiri-sendiri atau otodidak. Di dunia bisnis, multimedia
digunakan sebagai media profil perusahaan, profil produk,
bahkan sebagai media kios
informasi dan pelatihan
dalam sistem e-learning.
Pada awalnya multimedia hanya mencakup media yang
menjadi konsumsi indra penglihatan (gambar diam, teks, gambar gerak video, dan
gambar gerak rekaan/animasi), dan konsumsi indra pendengaran (suara) dan juga
berupa ( berwujud). Dalam perkembangannya multimedia mencakup juga kinetik
(gerak) dan bau yang merupakan konsumsi indra penciuman. Multimedia mulai
memasukkan unsur kinetik sejak diaplikasikan pada pertunjukan film 3 dimensi
yang digabungkan dengan gerakan pada kursi tempat duduk penonton. Kinetik, dan
film 3 dimensi membangkitkan sense realistis.
Baru mulai menjadi bagian dari multimedia sejak ditemukan
teknologi reproduksi bau
melalui telekomunikasi. Dengan perangkat input pendeteksi bau, seorang operator
dapat mengirimkan hasil digitizing bau tersebut melalui internet.
Komputer penerima harus menyediakan perangkat output berupa mesin reproduksi
bau. Mesin reproduksi bau ini mencampurkan berbagai jenis bahan bau yang
setelah dicampur menghasilkan output berupa bau yang mirip dengan data yang
dikirim dari internet. Dengan menganalogikan dengan printer, alat ini
menjadikan feromon-feromon bau sebagai pengganti tinta. Output bukan berupa
cetakan melainkan aroma.
Konsep Multimedia
Di dalam seni pertunjukan teater yang memanfaatkan
lebih dari satu medium sering kali disebut pertunjukan multi media. pertunjukan
multimedia tersebut mencakup media monitor video dan karya seni manusia sebagai
bagian dari pertunjukan. dalam perkembangan selanjutnya penggunaan istilah multimedia
mengalami pedikit perubahan, tadinya memiliki makna seni pertunjukan dengan
menggunakan berbagai media beralih keistilah komputer, maka akhirnya multimedia
masuk dalam kosa kata komputer.
Konsep multimedia dari waktu kewaktu berubah-ubah pada
setiapp masanya. pada era 60-an multimedia diartikan sebagai kumlupan atau
gabungan dari berbagai peralatan media yang berbeda untuk digunakan persentasi.
Pada tahun 90-an multimdia dimaknai sebagai Transmitting text, audio and
graphic in real time. makna yang lebih luan menurut Gayestik ( 1993 )
multimedia sebagai suatu sistem komunikasi interaktif berbasis komputer
yang mampu menciptakan, menyimpan, menyajikan, dan mengakses kembali informasi
berupa text , gerafik, suara, video atau animasi.
Kegunaan Multimedia Dalam bidang pendidikan
Media pengajaran digunakan dalam rangka upaya
peningkatan atau mempertinggi mutu proses kegiatan belajar-mengajar. Oleh
karena itu harus diperhatikan prinsip-prinsip penggunaanya antara lain:
- Penggunaan media pengajaran hendaknya dipandang sebagai bagian integral dari suatu sistem pengajaran dan bukan hanya sebagai alat bantu yang berfungsi sebagai tambahan yang digunakan bila dianggap perlu dan hanya dimanfaatkan sewaktu-waktu.
- Media pengajaran hendaknya dipandang sebagai sumber belajar yang digunakan dalam usaha memecahkan masalah yang dihadapi dalam proses belajar-mengajar.
- Guru hendaknya benar-benar menguasai teknik-teknik dari suatu media pengajaran yang digunakan.
- Guru seharusnya memperhitungkan untung ruginya pemanfaatan suatu media pengajaran.
- Penggunaan media pengajaran harus diorganisir secara sistematis bukan sembarang mengunakannya.
- Jika sekiranya suatu pokok bahasan memerlukan lebih dari macam media, maka guru dapat memanfaatkan multi media yang menguntungkan dan memperlancar proses belajar-mengajar dan juga dapat merangsang siswa dalam belajar.
Beberapa syarat umum yang harus dipenuhi dalam
pemanfaatan media pengajaran dalam PBM, yakni:
- Media pengajaran yang digunakan harus sesuai dengan tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan.
- Media pengajaran tersebut merupakan media yang dapat dilihat atau didengar.
- Media pengajaran yang digunakan dapat merespon siswa belajar.
- Media pengajaran juga harus sesuai denga kondisi individu siswa.
- Media pengajaran tersebut merupakan perantara (medium) dalam proses pembelajaran siswa.
Penggunaan media pengajaran seharusnya
mempertimbangkan beberapa hal berikut ini:
- Guru harus berusaha dapat memperagakan atau merupakan model dari suatu pesan (isi pelajaran) disampaikan.
- Jika objek yang akan diperagakan tidak mungkin dibawa ke dalam kelas, maka kelaslah yang diajak ke lokasi objek tersebut.
- Jika kelas tidak memungkinkan dibawa ke lokasi objek tersebut, usahakan model atau tiruannya.
- Bilamana model atau maket juga tidak didapatkan, usahakan gambar atau foto-foto dari objek yang berkenaan dengan materi (pesan) pelajaran tersebut.
- Jika gambar atau foto juga tidak didapatkan, maka guru berusaha membuat sendiri media sederhana yang dapat menarik perhatian belajar siswa.
- Bilamana media sederhana tidak dapat dibuat oleh guru, gunakan papan tulis untuk mengilustrasikan objek atau pesan tersebut melalui gambar sederhana dengan garis lingkaran
Multimedia dalam Kegunaan
Umum
Fungsi
Multimedia menurut para pakar.
1.
Mc
Know menyatakan bahwa fungsi media adalah :
- Mengubah titik berat pendidikan formal, yang artinya, dengan media pembelajaran yang sebelumnya abstrak menjadi kongkret, pembelajaran yang sebelumnya teoritis menjadi fungsional praktis.
- Membangkitkan motivasi belajar.
- Memperjelas penyajian pesan dan informasi.
- Memberikan stimulasi belajar atau keinginan untuk mencari tahu .
2.
Menurut
Levie dan Lentz fungsi media (khususnya media visual) ada emapt, yaitu :
- Fungsi atensi (siswa lebih fokus kepada apa yang ia pelajari).
- Fungsi afektif (dapat diamati dari tingkat “kenikmatan” siswa).
- Fungsi kognitif (mempercepat pencapaian tujuan pembelajaran untuk memahami dan mengingat pesan/informasi yang terkandung dalam gambar atau lambang visual), dan
- Fungsi kompensatoris (memberikan konteks kepada siswa yang kemampuannya lemah dalam mengorganisasikan dan mengingat kembali informasi dalam teks. Dengan kata lain bahwa media pembelajaran ini berfungsi untuk mengakomodasi siswa yang lemah dan lambat dalam menerima dan memahami isi pelajaran yang disajikan dalam bentuk teks (disampaikan secara verbal)) .
- Rowntree mengemukakan enam fungsi media, yaitu:
- Membangkitkan motivasi belajar.
- Mengulang apa yang telah dipelajari.
- Menyediakan stimulus belajar.
- Mengaktifkan respon murid.
- Memberikan umpan balik dengan segera.
- Menggalakkan latihan yang serasi .
Manfaat Multimedia Dalam Kehidupan Sehari-hari:
- Bidang Pendidikan
Berikut ini adalah
kelebihan-kelebihan yang dimiliki teknologi multimedia untuk menjadi alat bantu
pilihan bagi kegiatan belajar-mengajar. Multimedia membuat pelajar mengerti isi
pelajaran, Multimedia membuat siswa mengingat dengan mudah tentang isi
pelajaran, Multimedia menyampaikan isi pelajaran dengan canggih dan berkesan,
Multimedia mampu menjadi sumber pengetahuan, Multimedia mampu menunjukkan dunia
sekitar yang kaya dengan ilmu pengetahuan, Multimedia mampu menghibur selama
proses pembelajaran, Multimedia membuat terjadinya interakti antara siswa
dengan teknologi terkini, Multimedia memberi peluang kepada guru untuk mengubah
kaidah pengajaran dan Multimedia membuat proses belajar dan mengajar menjadi
lebih menyenangkan.
- Bidang Kesehatan.
Mempermudah Dokter dan Perawat
dalam memonitor kesehatan pasien monitor detak jantung pasien lewat monitor
komputer, aliran darah , memeriksa organ dalam pasien dengan sinar X.
- Bidang Transportasi
Dengan komputer semua jadwal
dan jalur penerbangan yang transit dibandara bisa di program dan dijadwalkan
dengan komputer. Untuk menerbangkan sendiri pesawat dilengkapi dengan peralatan
komputer. Bahkan setelah mencapai ketinggian tertentu pesawat bisa di
terbangkan otomatis dengan pilot otomatis yang sudah diprogram di dalam
kmputer.
Dengan komputer, narigasi
kapal laut bisa ditentukan koordinat dan arah gerak kapal. Demikian juga
penjualan tiket di Bandara , Stasiun , Dan Terminal Bus di layani dengan cepat
menggunakan komputer.
- Bidang Industri Perfilman
Semua efek-efek di dunia
akting , animasi, dan penyotingan adegan film semua di rekam dengan perangkat
elektronik yang dihubungkan dengan komputer. Animasinya juga di kembangkan
mempergunakan animasi yang dibuat dengan aplikasi komputer.
- Bidang Perdagangan
Multimedia mengubah cara orang
berbelanja. Daripada lelah menelusuri toko ke toko lain untuk memperoleh barang
dengan ukuran dan corak yang anda inginkan dan kemudian anda harus antri di
kasir, dengan layanan teleshopping atau home shopping memungkinkan anda
berbelanja dari rumah.
Multimedia
Berbasis Layanan Internet
Pemanfaatan TIK dalam pembelajaran di Indonesia
telah memiliki sejarah yang cukup panjang. Inisiatif menyelenggarakan siaran
radio pendidikan dan televisi pendidikan sebagai upaya melakukan penyebaran
informasi ke satuan-satuan pendidikan yang tersebar di seluruh nusantara,
merupakan wujud dari kesadaran untuk mengoptimalkan pendayagunaan teknologi
dalam membantu proses pembelajaran masyarakat. Kelemahan utama siaran radio
maupun televisi pendidikan adalah tidak adanya interaksi timbal-balik yang
seketika. Siaran bersifat searah, dari nara sumber belajar atau fasilitator
kepada pembelajar.
Komputer dengan kemampuannya mengolah dan
menyajikan tayangan multimedia (teks, grafis, gambar, suara, dan movie)
memberikan peluang baru untuk mengatasi kelemahan yang tidak dimiliki siaran
radio dan televisi. Bila televisi hanya mampu memberikan informasi searah
(terlebih-lebih bila materi tayangannya adalah materi hasil rekaman),
pembelajaran berbasis teknologi internet memberikan peluang berinteraksi baik
secara sinkron (real time) maupun asinkron (delayed). Pembelajaran berbasis internet
memungkinkan terjadinya pembelajaran secara sinkron dengan keunggulan utama
bahwa pembelajar maupun fasilitator tidak harus berada di satu tempat yang
sama. Pemanfaatan teknologi video conference yang dijalankan berdasar teknologi
Internet, memungkinkan pembelajar berada di mana saja sepanjang terhubung ke
dalam jaringan komputer. Selain aplikasi puncak seperti itu, beberapa peluang
lain yang lebih sederhana dan lebih murah juga dapat dikembangkan sejalan
dengan kemajuan TIK saat ini.
Layanan tujuan internet dengan protocolnya
masing-masing:
- http (Hypertext Transfer Protocol) Untuk menempatkan dan membaca dokumen- dokumen.
- https Untuk menempatkan dan membaca dokumen terkunci
- Pop (Post Office Protokol) Untuk menerima surat elektronit/e-mail
- ftp (File Transfer Protocol) Untuk mentransfer file antar komputer
- Gopher Untuk menu-menu yang tersedia di internet
- Usenet Untuk berpartisipasi dalam grup diskusi
- Irc (Internet Relay Chat) Untuk teks pesan real-time
- Smtp Untuk mengirim e-mail
- Mud (Multi User Dimension) Untuk permainan game real-time
ved=0ahUKEwjYpfXU4MLLAhUQbY4KHRE4BUAQ_AUIBigB#tbm=isch&q=multimedia
https://id.wikipedia.org/wiki/Multimedia
http://elektroengineering.blogspot.co.id/2013/03/konsep-dasar-multimedia.html
http://visiuniversal.blogspot.co.id/2015/01/pengertian-teknologi-multimedia.html