1. Media Server. Media server
yang biasa digunakan untuk mendistribusikan on-demand atau webcast suatu konten
ke klien. Juga bertanggung jawab untuk mencatat semua aktivitas streaming,
yang nantinya digunakan untuk billing dan statistik. Player, dibutuhkan untuk
menampilkan atau mempresentasikan konten multimedia (data stream) yang diterima
dari media server. File-file khusus yang disebut metafile digunakan untuk
mengaktifkan player dari halaman web. Metafile berisi keterangan dari konten
multimedia. Browser web menunduh dan meneruskan ke player yang tepat untuk
mempresentasikannya. Selain itu, juga berfungsi untuk melakukan dekompresi.
a) Media Streaming. ·
Streaming media merupakan suatu sistem yang terdiri dari komponen-komponen yang
saling mendukung. Sebuah teknlogi yang memungkinkan distribusi data audio,
video dan multimedia secara real-time melalui Internet.
Media streaming merupakan pengiriman
media digital (berupa video, suara dan data) agar bisa diterima secara terus-menerus
(stream). Data tersebut dikirim dari sebuah server aplikasi dan diterima serta
ditampilkan secara real-time oleh aplikasi pada komputer klien Streaming suara
sering juga disebut sebagai streaming media.
Teknologi ini merupakan pengembangan
dari teknologi MPEG (Moving Picture Experts Group) yang diakui oleh ISO
(International Standard Organization). Teknik kompresi suara menggunakan
istilah coding dan decoding. Proses coding dilakukan pada sisi server (coder)
sedangkan proses decoding dilakukan oleh klien (decoder). Proses coding
dilakukan server untuk mengkompresi data sebelum dikirimkan ke klien melalui
Internet, dan decoding dilakukan oleh klien untuk ditampilkan data tanpa
kompresi. Proses kompresi dan dekompresi oleh coder dan decoder ini sering disingkat
menjadi codec. Proses codec bisa dilakukan menggunakan algoritma standar MPEG.
Kendala-kendala yang dapat terjadi
dalam melakukan streaming multimedia :
Bandwidth : Bandwidth sangat berpengaruh terhadap kualitas presentasi suatu data stream. Di samping kondisi jaringan juga mempengaruhi bandwidth, hal yang perlu diperhatikan adalah ukuran data stream harus sesuai dengan kapasitas bandwidth jaringan. Untuk mengatasinya digunakan kompresi data dan penggunaan buffer.
Bandwidth : Bandwidth sangat berpengaruh terhadap kualitas presentasi suatu data stream. Di samping kondisi jaringan juga mempengaruhi bandwidth, hal yang perlu diperhatikan adalah ukuran data stream harus sesuai dengan kapasitas bandwidth jaringan. Untuk mengatasinya digunakan kompresi data dan penggunaan buffer.
Sinkronisasi dan delay : Agar media
yang berbeda sampai dan dipresentasikan pada user seperti aslinya, maka media
tersebut harus tersinkronisasikan sesuai dengan timeline presentasi tersebut
dan delay seminimal mungkin. Adanya kerugian sinkronisasi dan delay dapat
disebabkan oleh kondisi jaringan yang buruk, sehingga mengakibatkan timeline
presentasi menjadi kacau.
. Broatcasting. Broadcasting
merupakan proses pengiriman sinyal ke berbagai lokasi secara bersamaan baik
melalui satelit, radio, televisi, komunikasi data pada jaringan dan lain
sebagainya. Layanan server ke client yang menyebarkan data kepada beberapa
client sekaligus dengan cara paralel dengan akses yang cukup cepat dari sumber
video atau audio. SDE Broadcasting merupakan workshop tempat perakitan &
penyedia segala peralatan untuk keperluan Broadcast & Studio baik lokal
maupun import. Kami juga menyediakan jasa konsultasi untuk mendirikan sebuah
Station Pemancar Radio, Jasa Service & Maintenance, Komputer Studio
Automation, SMS Engine, Studio Transmitter Link (STL), Telp-Hybrid, Headphone
Distribution, Software Automation, Antenna Circulair, Antenna Link,
Coaxial-Cable, Connector, Grounding System, etc.
Internet Radio. Radio
internet, radio online, atau sering disebut radio streaming, sudah menjadi
kewajiban bagi radio-radio konvensional era sekarang jika tak ingin ketinggalan
“kereta”. Pembahasan kali ini memberikan tips dan trik untuk memiliki radio
online yang bisa siaran langsung dan dapat didengar di seluruh dunia.Server
live streaming memang mahal karena menyiarkan radio di internet membutuhkan
pipa data (bandwidth) lebar dan tak bisa dibatasi kontrol panel hosting.
Pembatasan hanya bisa dilakukan dengan membatasi jumlah maksimal pendengar.
Video On Demand. Video on
Demand adalah sebuah istilah penyajian video yang bisa diakses secara online
melalui jaringan internet atau intranet, dimana pemirsa bisa melihat kapan pun
sepuasnya dan berulang ulang tanpa harus terikat waktu dan tempat. Video bisa
disajikan langsung secara streaming atau didownload.
Ada beberapa pengetahuan dasar yang
perlu diketahui sebelum menjelaskan Video/Modul on Demand antara lain :Local
Area Network, Karakteristik video digital, Format File Video, Kompresi Video
Digital, Standar Kompresi Video, Streaming, Internet broadcasting, Streaming
Interaktif, Format Streaming, Codec, Bandwidth.
Internet Protocol Based
Television (IPTV) / Digital TV. IPTV merupakan penyediaan layanan streaming TV
secara langsung via jaringan IP ber-bandwidth lebar. Layanan ini bersifat
multicast, yakni dari satu sumber untuk banyak pengakses secara bersamaan.
“Seperti TV biasa, tetapi punya layanan plus, plus, plus. Jadi, IPTV ini akan
memanjakan penonton dengan program-program TV interaktif. Ada minimal 4 tipe
layanan yang harus didukung oleh IPTV, yaitu Live TV, VoD (Video on Demand),
TSTV (time-shifted TV) , PVR (Personal Video Recording).
Sistem layanan IPTV terdiri dari 5
kelompok fungsi, yaitu: Content Operation, Service Operation & Management,
Media Distribution & Delivery, Customer, System Management & Security.
§ Arsitektur IPTV. Setiap
kumpulan fungsi dapat dibagi ke dalam komponen-komponen fungsi seperti yang
diperlihatkan pada gambar dibawah ini. Komponen-komponen mempunyai kohesi
fungsional yang kuat pada suatu kumpulan fungsi tunggal sehingga
komponen-komponen tersebut dapat menyelesaikan tugas-tugas spesifik secara
kolaboratif. Sebagai contoh, dalam kumpulan fungsi Media Distribution &
Delivery, komponen-komponen kendali, distribusi, penyimpanan, dan Streaming
dapat bekerjasama satu dengan yang lainnya untuk mengangkut data media dari
sumber konten ke pelanggan.
§ Gambar Arsitektur IPTV
IPTV dapat menyediakan beberapa layanan Audio/Video seperti BTV, VoD, TSTV, PVR
dan lain-lain. Kondisi mendasar penerapan secara efektif layanan-layanan
tersebut adalah jaminan mengenai QoE. Dan QoE untuk subscriber tidak dapat
diraih dengan lemahnya keamanan sistem IPTV. Diantara layanan-layanan streamed
audio/video, bisa terjadi beberapa masalah yang cukup serius yang memberikan
dampak negatif pada penerapan layanan. Konten bisa saja ilegal, sehingga
subscribers tidak dapat menikmati layanan berkualitas tinggi karena jaringan
“menderita” akibat aktivitas serangan keamanan. Audio/video contents dapat
disimpan, digandakan ulang, dikirimkan dan digelapkan secara ilegal. Oleh
karenannya, kemampuan keamanan harus menjadi karakter layanan IPTV yang tidak
hanya diperlukan tetapi juga diutamakan.
. Video Conferencing. Arti istilah
video conferencing dianggap berkaitan erat dengan pengertian berikut termasuk
di dalamnya penggunaan audio sistem atau audio conferencing, yaitu penggunaan
komputer jaringan yang memungkinkan penggunanya untuk melakukan interaksi
berupa gambar dan suara.
. Hypermedia (misal : hyperteks,
XML, SMILL). Hypermedia dan Hypertext adalah: Dokumen nonsekuensial dan
nonlinear. Jaringan simpul (artikel, dokumen, file, kartu, halaman,
frame, layar) yang dihubungkan dengan link.
Hypertext: digunakan untuk menyebut aplikasi berisi hanya teks. Hypermedia: untuk menyampaikan keterlibatan media lain: suara dan video.
Hypertext: digunakan untuk menyebut aplikasi berisi hanya teks. Hypermedia: untuk menyampaikan keterlibatan media lain: suara dan video.
Hypertext merupakan Teks yang
mempunyai kaitan ke dokumen (bagian) lain. Hypertext dalam dunia Internet sudah
menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari World-Wide Web. Hypertext Transfer
Protocol merupakan Protokol yang berfungsi untuk mendefenisikan dan menjelaskan
bagaimana server dan client berinteraksi dalam mengirim dan menerima dokumen
web. Protokol ini didisain untuk mentransfer berkas yang berisi hypertext
seperti berkas yang berisi HTML yang digunakan di World Wide Web. Server dari
WWW biasanya dikenal dengan nama HTTPD. Perangkat lunak aplikasi internet yang
cukup banyak digunakan untuk mencari data di dunia maya. Perangkat lunak ini
biasanya disebut juga dengan Browser. Hypertext
Mark-up Language merupakan salah satu varian dari SGML (Standard Generalized
Markup Language), yaitu sebuah standar dari ISO (International Organization for
Standarization) untuk pertukaran dokumen secara elektronik. HTML sendiri secara
formal diumumkan sebagai RFC 1866. HTML (Hypertext Markup Language) adalah
suatu format data yang digunakan untuk membuat dokumen hypertext yang dapat
dibaca dari satu platform ke platform lainnya tanpa melakukan suatu perubahan
apapun. HyperText Transfer Protocol Daemon merupakan Disingkat dengan HTTPD.
Sama artinya dengan web server. Yaitu server yang mengirim data untuk
ditampilkan oleh browser. HTTPD adalah server dari World Wide Web yang
menggunakan protokol HyperText Transfer Protocol(HTTP). Langkah pertama dalam
membentuk hypertext yang efektif adalah memilih proyek yang memenuhi Aturan Emas
Hypertext (The Golden Rules of Hypertext). Ada badan informasi besar yang
diorganisasikan menjadi beberapa fragmen, Fragmen-fragmen tersebut saling
berhubungan. Pemakai hanya memerlukan sebagian kecil dari fragmen pada suatu
waktu.
MULTIMEDIA
A. Definisi Multimedia
Secara etimologis multimedia berasal
dari kata multi (Bahasa Latin, nouns) yang berarti banyak,
bermacam-macam, dan medium (Bahasa Latin) yang berarti sesuatu yang
dipakai untuk menyampaikan atau membawa sesuatu. Kata medium dalam American
Heritage Electronic Dictionary (1991) juga diartikan sebagai alat untuk
mendistribusikan dan mempresentasikan informasi (Rachmat dan Alphone,
2005/2006).
Beberapa definisi multimedia menurut
beberapa ahli diantaranya: ¯ – — Kombinasi dari
paling sedikit dua media input atau output. Media ini dapat berupa audio
(suara, musik), animasi, video, teks, grafik dan gambar (Turban dkk, 2002)
– Alat yang dapat menciptakan presentasi yang dinamis dan interaktif yang mengkombinasikan teks, grafik, animasi, audio dan video (Robin dan Linda, 2001). Multimedia dalam konteks komputer menurut Hofstetter (2001) adalah: pemanfaatan komputer untuk membuat dan menggabungkan teks, grafik.
– Multimedia (sebagai kata sifat) adalah media elektronik untuk menyimpan dan menampilkan data-data multimedia (Zeembry, 2008). Berdasarkan pendapat-pendapat tersebut maka dapat disimpulkan bahwa multimedia merupakan perpaduan antara berbagai media (format file) yang berupa teks, gambar (vektor atau bitmap), grafik, sound, animasi, video, interaksi, dll. yang telah dikemas menjadi file digital (komputerisasi), digunakan untuk menyampaikan suatu hal kepada masarakat luas suatu dunia industeri.
– Pemanfaatan multimedia sangatlah banyak diantaranya untuk: media pembelajaran, game, film, medis, militer, bisnis, desain, arsitektur, olahraga, hobi, iklan/promosi, dll. (Wahono, 2007).Bila pengguna mendapatkan keleluasaan dalam mengontrol multimedia tersebut, maka hal ini disebutmultimedia interaktif.
-Thorn (2006) mengajukan enam kriteria untuk menilai multimedia interaktif, yaitu : (1) Kriteria pertama adalah kemudahan navigasi, (2) Kriteria kedua adalah kandungan kognisi. (3) Kriteria ketiga adalah presentasi informasi, (4) Kriteria keempat adalah integrasi media, (5) Kriteria kelima adalah artistik dan estetika dan (6) Kriteria penilaian yang terakhir adalah fungsi secara keseluruhan.
Multimedia interaktif menggabungkan dan mensinergikan semua media yang terdiri dari: a) teks; b) grafik;c) audio; dan d) interaktivitas (Green & Brown, 2002: 2-6).
– Alat yang dapat menciptakan presentasi yang dinamis dan interaktif yang mengkombinasikan teks, grafik, animasi, audio dan video (Robin dan Linda, 2001). Multimedia dalam konteks komputer menurut Hofstetter (2001) adalah: pemanfaatan komputer untuk membuat dan menggabungkan teks, grafik.
– Multimedia (sebagai kata sifat) adalah media elektronik untuk menyimpan dan menampilkan data-data multimedia (Zeembry, 2008). Berdasarkan pendapat-pendapat tersebut maka dapat disimpulkan bahwa multimedia merupakan perpaduan antara berbagai media (format file) yang berupa teks, gambar (vektor atau bitmap), grafik, sound, animasi, video, interaksi, dll. yang telah dikemas menjadi file digital (komputerisasi), digunakan untuk menyampaikan suatu hal kepada masarakat luas suatu dunia industeri.
– Pemanfaatan multimedia sangatlah banyak diantaranya untuk: media pembelajaran, game, film, medis, militer, bisnis, desain, arsitektur, olahraga, hobi, iklan/promosi, dll. (Wahono, 2007).Bila pengguna mendapatkan keleluasaan dalam mengontrol multimedia tersebut, maka hal ini disebutmultimedia interaktif.
-Thorn (2006) mengajukan enam kriteria untuk menilai multimedia interaktif, yaitu : (1) Kriteria pertama adalah kemudahan navigasi, (2) Kriteria kedua adalah kandungan kognisi. (3) Kriteria ketiga adalah presentasi informasi, (4) Kriteria keempat adalah integrasi media, (5) Kriteria kelima adalah artistik dan estetika dan (6) Kriteria penilaian yang terakhir adalah fungsi secara keseluruhan.
Multimedia interaktif menggabungkan dan mensinergikan semua media yang terdiri dari: a) teks; b) grafik;c) audio; dan d) interaktivitas (Green & Brown, 2002: 2-6).
a. Teks
Teks adalah simbol berupa medium
visual yang digunakan untuk menjelaskan bahasa lisan. Teks memiliki berbagai
macam jenis bentuk atau tipe (sebagai contoh: Time New Roman, Arial, Comic San
MS), ukuran dan wana. Satuan dari ukuran suatu teks terdiri
dari length dan size. Lengthbiasanya menyatakan banyaknya
teks dalam sebuah kata atau halaman. Size menyatakan ukuran besar
atau kecil suatu huruf. Standar teks memiliki size 10 atau 12 poin. Semakin
besar size suatu huruf maka semakin tampak besar ukuran huruf
tersebut.
b. Grafik
Grafik adalah suatu medium berbasis
visual. Seluruh gambar dua dimensi adalah grafik. Apabila gambar
di render dalam bentuk tiga dimensi (3D), maka tetap disajikan
melalui medium dua dimensi. Hal ini termasuk gambar yang disajikan lewat
kertas, televisi ataupun layar monitor. Grafik bisa saja menyajikan kenyataan
(reality) atau hanya berbentuk iconic. Contoh grafik yang menyajikan kenyataan
adalah foto dan contoh grafik yang berbentuk iconic adalah kartun seperti
gambar yang biasa dipasang dipintu toilet untuk membedakan toilet laki-laki dan
perempuan. Grafik terdiri dari gambar diam dan gambar bergerak. Contoh dari
gambar diam yaitu foto, gambar digital, lukisan, dan poster. Gambar diam biasa
diukur berdasarkan size (sering disebut jugacanvas size) dan
resolusi. Contoh dari gambar bergerak adalah animasi, video dan film. Selain
bisa diukur dengan menggunakan size dan resolusi, gambar bergerak
juga memiliki durasi.
c. Audio
Audio atau medium berbasis suara
adalah segala sesuatu yang bisa didengar dengan menggunakan indera
pendengaran. Contoh: narasi, lagu, sound effect, back sound.
d. Interaktivitas
Interaktivitas bukanlah medium,
interaktivitas adalah rancangan dibalik suatu program multimedia.
Interaktivitas mengijinkan seseorang untuk mengakses berbagai macam
bentuk media atau jalur didalam suatu program multimedia sehingga program
tersebut dapat lebih berarti dan lebih memberikan kepuasan bagi pengguna.
Interaktivitas dapat disebut juga sebagai interface design atauhuman
factor design. Interaktivitas dapat dibagi menjadi dua macam struktur, yakni
struktur linear dan struktur non linear. Struktur linear menyediakan satu
pilihan situasi saja kepada pengguna sedangkan struktur nonlinear terdiri dari
berbagai macam pilihan kepada pengguna.
Green & Brown (2002: 3)
menjelaskan, terdapat beberapa metode yang digunakan dalam menyajikan
multimedia, yaitu:
D. Bidang-bidang Aplikasi
Multimedia.
Ø Aplikasi dalam Bidang
Produksi Penggunaan aplikasi ini digunakan untuk merancang dan merakayasa suatu
produk misalnya alat-alat elektronik dan mesin bahkan dapat pula digunakan
untuk memonitor dan mengontrol proses produksi dan berkembang menuju
ke sistem manufaktur terintegrasi berbasisi multimedia.
Ø Aplikasi dalam Bidang Pelayanan Keuangan Bidang pelayanan keuangan meliputi pelayanan keuangan personal, pajak, perencanaan keuangan, sumber pinjaman dan perbankan. Contohnya adalah situs SmartMoney.com.
khususnya aktivitas promosi yang meliputi periklanan, promosi penjualan, penjualan perseorangan, public realtion dan penjualan langsung termasuk penjualan melalui jaringan internet. Contoh dari aplikasi ini adalah: Periklanan televise, Interactive Multimedia Merchandising (cara perusahaan untuk menjangkau dan melayani pelanggan), Merchandising Kiosk, Video Kiosk , Virtual Shopping, Comparison Shopping, Mass Market Application.
Ø Aplikasi Multimedia di Bidang Travel Apliaksi berbasis Web digunakan sebagai penerapan layanan perjalanan yang di dalamnya termasuk informasi biaya perjalanan, travel news, fitur paket liburan, dan pemesanan online untuk lodging dan transportasi melalui darat, laut dan udara.
Ø Aplikasi Multimedia dalam Bidang Real Estate Multimedia komputer memungkinkan pembeli mengunjungi ratusan properti lewat dunia maya, melihat foto rumah on-screen, memeriksa perencanaan lantai, melihat peta jalan, dan mempelajari demografi sekeliling rumah.
Ø Aplikasi Multimedia dalam Bidang Kesehatan Dalam bidang kesehatan, multimedia dapat mendukung pelayanan dan fasilitas sistem kesehatan,ilmu kesehatan, kantor pendidikan medis, perpustakaan ilmu kesehatan dan fotografi medis serta pelayanan produksi median.
Ø Aplikasi Multimedia dalam Bidang Hiburan Dalam bidang hiburan multimedia digunakan dalam film, musik, radio interaktif, televisi interaktif, game elektronik.
Ø Aplikasi dalam Bidang Pelayanan Keuangan Bidang pelayanan keuangan meliputi pelayanan keuangan personal, pajak, perencanaan keuangan, sumber pinjaman dan perbankan. Contohnya adalah situs SmartMoney.com.
khususnya aktivitas promosi yang meliputi periklanan, promosi penjualan, penjualan perseorangan, public realtion dan penjualan langsung termasuk penjualan melalui jaringan internet. Contoh dari aplikasi ini adalah: Periklanan televise, Interactive Multimedia Merchandising (cara perusahaan untuk menjangkau dan melayani pelanggan), Merchandising Kiosk, Video Kiosk , Virtual Shopping, Comparison Shopping, Mass Market Application.
Ø Aplikasi Multimedia di Bidang Travel Apliaksi berbasis Web digunakan sebagai penerapan layanan perjalanan yang di dalamnya termasuk informasi biaya perjalanan, travel news, fitur paket liburan, dan pemesanan online untuk lodging dan transportasi melalui darat, laut dan udara.
Ø Aplikasi Multimedia dalam Bidang Real Estate Multimedia komputer memungkinkan pembeli mengunjungi ratusan properti lewat dunia maya, melihat foto rumah on-screen, memeriksa perencanaan lantai, melihat peta jalan, dan mempelajari demografi sekeliling rumah.
Ø Aplikasi Multimedia dalam Bidang Kesehatan Dalam bidang kesehatan, multimedia dapat mendukung pelayanan dan fasilitas sistem kesehatan,ilmu kesehatan, kantor pendidikan medis, perpustakaan ilmu kesehatan dan fotografi medis serta pelayanan produksi median.
Ø Aplikasi Multimedia dalam Bidang Hiburan Dalam bidang hiburan multimedia digunakan dalam film, musik, radio interaktif, televisi interaktif, game elektronik.
Arsitektur
Basis Data Multimedia (Lanjut)
Berbasis
pada Principle of Uniformity. Struktur abstrak tunggal untuk mengindeks semua
tipe media Abstrak diluar dari bagian yang umum dari tipe media berbeda-beda
data Struktur hanya satu – implementasi mudah Anotasi untuk tipe media berbeda.
Sumber
:
http://alandalhaq.blogspot.com/2012/03/definisi-dan-contoh-sistem-distribusi.html
http://rhee2n.blogspot.com/2009/10/distribusi-multimedia.html
http://zlr0912.blogspot.com/2012_12_01_archive.html
http://ahmadqusyairi.blogspot.com/2010/02/defini-dan-contoh-sistemterdistribusi.html V.S. Subrahmanian, Principles of Multimedia Database Systems, 1998
http://baridcahyonugroho.blogspot.co.id/2013/06/distribusi-multimedia.html
http://rhee2n.blogspot.com/2009/10/distribusi-multimedia.html
http://zlr0912.blogspot.com/2012_12_01_archive.html
http://ahmadqusyairi.blogspot.com/2010/02/defini-dan-contoh-sistemterdistribusi.html V.S. Subrahmanian, Principles of Multimedia Database Systems, 1998
http://baridcahyonugroho.blogspot.co.id/2013/06/distribusi-multimedia.html
Tidak ada komentar:
Posting Komentar